Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Malaysia setuju untuk mensahkan prosedur tetap (protap) patroli udara terkoordinasi di wilayah perbatasan kedua negara dalam Sidang ke-37 General Border Committee Malaysia-Indonesia (GBC Malindo).
Panglima TNI Jenderal TNI, Djoko Santoso, di sela-sela Sidang ke-6 Komite Tingkat Tinggi (High Level Committee/HLC) GBC Malindo di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa protap itu meliputi jumlah personel, frekuensi dan wilayah operasi.
"Patroli udara di perbatasan itu terutama untuk memantau dari udara situasi da kondisi keamanan di perbatasan darat RI-Malaysia,yang rawan terhadap berbagai kegiatan ilegal," ujarnya.
Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen TNI Supiadin mengatakan, kemungkinan patroli udara terkoordinasi di perbatasan darat RI-Malaysia akan dilakukan sebulan sekali, tergantung pada situasi dan tingkat kebutuhan kedua pihak.
"Pelaksanaanya kira-kira sama dengan yang dilakukan di Selat Malaka," katanya.
RI dan Malaysia memiliki segmen perbatasan darat dan laut. Perbatasan di darat di sepanjang Kalimantan, sedangka perbatasan laut di Selat Malaka, Laut Cina Selatan dan Laut Sulawesi.
Sedangkan, perbatasan darat RI-Malaysia dengan panjang 2.004 meliputi perbatasan darat Kalimantan Timur-Sabah dan Kalimantan Barat-Serawak.(sumber)
Sabtu, 22 November 2008
RI-Malaysia Sepakati Patroli Udara Terkoordinasi di Perbatasan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
American soldiers from the 6th Squadron, 4th Cavalry exchanged fire with insurgent fighters from the combat outpost Lowell near Kamu, Afghan...
-
Dalam ensiklopedia Britannica di jelaskan, Marinir merupakan anggota dari suatu kekuatan militer yang di rekrut, dilatih dan di organisasika...
-
Jakarta - TNI AL siap siaga menghadapi terorisme di laut. Sejumlah latihan sudah dilakukan demi kesiapan menanggulangi ancaman di wilayah pe...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
JAKARTA - Pemerintah Indonesia sedang menjajaki kembali kemungkinan pelatihan bagi anggota Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat (Kopass...
-
SURABAYA - Pangarmatim Laksda. TNI Lili Supramono saat memeriksa KRI Diponegoro-365, sesaat sebelum melepas keberangkatan kapal tersebut di ...
-
50 Personel anti teror gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk merebut Bandara Juanda yang dikuasai teroris. (Foto: detikFoto/Zainal Effendi) 6 ...
-
Program pengadaan pesawat MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) RMAF Malaysia tengah memasuki tahap tender akhir, salah satu kandidat pesaw...
-
Komandan Grup-3 Komando Pasukan Khusus Kolonel Inf H.P. Lubis menjadi Inspektur Upacara pada pembukaan Latma Tiger-XII TA 2008, Senin (3/11)...
-
ANKARA - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan kerjasama Indonesia dengan Turki sangat menguntungkan, termasuk bagi dunia milite...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar