Jakarta - TNI AL siap siaga menghadapi terorisme di laut. Sejumlah latihan sudah dilakukan demi kesiapan menanggulangi ancaman di wilayah perairan Indonesia.
"Latihan ini biasa kami lakukan. Sebagai kesiapsiagaan kami menghadapi ancaman di laut," ujar Kepala Staf TNI AL Laksamana Tedjo Edhy Purdijanto usai menyaksikan latihan penanggulangan teror TNI AL-Polri di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu(21/12/2008).
Dijelaskan dia, latihan hari ini tidak hanya dilaksanakan oleh TNI AL, tapi digelar serempak bersama angkatan lainnya dan juga Polri di sejumlah tempat. "Latihan serupa juga di Halim, BEJ, danBorobudur," terangnya.
Sementara untuk TNI AL sendiri, lanjut Tedjo Edhy, selain latihan di perairan Teluk Jakarta, latihan serupa juga telah dilakukan sebelumnya di perairan Selat Malaka.
Dalam kesempatan itu, Tedjo Edhy menyatakan TNI AL siap sedia menghadapi ancaman teror di laut. Namun, sebetulnya ia menolak penggunaan istilah terorisme di laut. TNI AL, menurutnya, tidak mengenal istilah tersebut.
"Istilah itu tidak dipakai disini, karena nanti menimbulkan kesan tidak aman di (perairan) kita" tandasnya.
Maka dari itu, TNI AL lebih suka menggunakan istilah tindak kekerasan di laut. "Jadi yang kami gelar ini untuk kesiapsiagaan TNI bila menghadapi tindak kekerasan di laut," terangya lagi.
TNI AL menggelar latihan penanggulangan teror yang digelar bersama Polri di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok. TNI AL menurunkan Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), pasukan khusus yang dibentuk untuk menghadapi aksi teror di wilayah perairan.(Rez/irw)(Sumber)
Senin, 22 Desember 2008
TNI AL Siap Tanggulangi Terorisme di Laut
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Program pengadaan pesawat MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) RMAF Malaysia tengah memasuki tahap tender akhir, salah satu kandidat pesaw...
-
Jakarta - Terorisme saat ini telah menjadi ancaman global. Para pelakunya adalah orang-orang yang gemar dengan aksi-aksi radikal. Untuk memb...
-
JAKARTA - Peningkatan alokasi dana APBN Departemen Pertahanan menjadi Rp64,4 trilyun dari sebelumnya sebesar Rp45,2 trilyun akan dialokasi...
-
JAKARTA - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan Indonesia tetap menerima hibah pesawat tempur F-16 dari pemerintah Amerika S...
-
Sebagai satu-satunya Kontingen PBB yang bertugas di Lebanon dengan masa penugasan selama 1 tahun, Satgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (K...
-
TEMPO Interaktif, Jakarta - Brunei Darussalam akan membeli panser buatan PT Pindad. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) akan dilakuka...
-
Tiga kepala staf TNI yang baru, (dari kiri) Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letnan Jenderal George Toisutta, Kepala Staf TNI Angkatan Laut La...
-
JAKARTA-Enam penerbang Sukhoi TNI Angkatan Udara (AU) pekan depan akan melakukan simulasi di China, untuk meningkatkan kemampuan mengendalik...
-
JAKARTA - Mantan Presiden BJ Habibie bingung dengan perkembangan Indonesia. Padahal dulu, Indonesia sempat berjaya dalam beberapa bidang ind...
-
Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Mendra melepas keberangkatan Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar