JAKARTA--MI: Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan, persoalan pertahanan tetap penting meski alokasi anggaran yang diberikan pada sektor tersebut masih relatif kecil.
"Hari-hari ini kita dihadapkan pada situasi yang kurang menyenangkan terkait kondisi ekonomi global saat ini. Tetapi dalam kondisi yang tidak menyenangkan tersebut, kita justru lebih siaga dan waspada dalam menghadapi segala peran dan situasi termasuk dalam masalah pertahanan dan keamanan," katanya, saat membuka Pameran Pertahanan dan Dirgantara Indonesia di Jakarta, Rabu.
"Karena itu, masalah kesiapsiagaan, alat utama sistem senjata (alutsista) dan sarana pertahanan menjadi hal yang tetap penting untuk diperhatikan," kata Wapres.
Ia mengatakan, pertahanan yang sarat teknologi menuntut para pelaku dan pengguna sarana pertahanan untuk terus mengikuti dan memahami setiap perkembangan yang terkait teknologi pertahanan.
"Peningkatan pemahaman dan penguasaan serta pengembangan teknologi
pertahanan tersebut dapat dilakukan melalui kerjasama dengan negara lain. Tidak ada yang dapat melakukannya sendiri, selalu harus ada kerjasama sehingga kita dapat saling bertukar informasi tentang perkembangan teknologi pertahanan," tutur Jusuf Kalla.
"Dengan begitu, selain dapat mempererat kerjasama antara negara, stabilitas keamanan global juga akan tercipta dengan lebih baik," demikian Jusuf Kalla.(sumber)
Rabu, 19 November 2008
Wapres: Persoalan Pertahanan Sangat Penting
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
American soldiers from the 6th Squadron, 4th Cavalry exchanged fire with insurgent fighters from the combat outpost Lowell near Kamu, Afghan...
-
Dalam ensiklopedia Britannica di jelaskan, Marinir merupakan anggota dari suatu kekuatan militer yang di rekrut, dilatih dan di organisasika...
-
Jakarta - TNI AL siap siaga menghadapi terorisme di laut. Sejumlah latihan sudah dilakukan demi kesiapan menanggulangi ancaman di wilayah pe...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
JAKARTA - Pemerintah Indonesia sedang menjajaki kembali kemungkinan pelatihan bagi anggota Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat (Kopass...
-
SURABAYA - Pangarmatim Laksda. TNI Lili Supramono saat memeriksa KRI Diponegoro-365, sesaat sebelum melepas keberangkatan kapal tersebut di ...
-
50 Personel anti teror gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk merebut Bandara Juanda yang dikuasai teroris. (Foto: detikFoto/Zainal Effendi) 6 ...
-
Program pengadaan pesawat MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) RMAF Malaysia tengah memasuki tahap tender akhir, salah satu kandidat pesaw...
-
Komandan Grup-3 Komando Pasukan Khusus Kolonel Inf H.P. Lubis menjadi Inspektur Upacara pada pembukaan Latma Tiger-XII TA 2008, Senin (3/11)...
-
ANKARA - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan kerjasama Indonesia dengan Turki sangat menguntungkan, termasuk bagi dunia milite...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar