TNI Angkatan Laut tetap mengintensifkan semua armada kapal perangnya untuk berpatroli menjaga daerah teritorial Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala ancaman di tengah cuaca pelayaran yang sangat buruk, sekaligus mengantisipasi adanya kecelakaan di laut atau SAR (Search And Rescue).
Hal tersebut dikatakan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Moekhlas Sidik MPA kepada wartawan usai membuka Pendidikan Regular Seskoal Angkatan ke-47 di Auditorium Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan (16/01).
Lebih lanjut Wakasal mengatakan bahwa setiap kapal perang tidak perlu waktu lama untuk persiapan melaksanakan SAR (Search And Rescue) karena semua KRI dapat berfungsi sebagai tim SAR, begitu TNI AL mendapat informasi adanya kecelakaan maka Pangkalan TNI AL yang terdekat dari lokasi kecelakaan segera mengirimkan KRI yang sedang berpatroli di sekitar wilayah tersebut. “Terkait kapal perang yang berukuran kecil dan dikhawatirkan menemui kendala cuaca yang buruk saat berpatroli, hal tersebut dapat diatasi dengan adanya kapal-kapal perang yang berukuran besar untuk menggantikannya berpatroli hingga cuaca membaik”.tegasnya.
Sedangkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul, S.E mengatakan bahwa pembukaan Dikreg Seskoal Angkatan ke-47 tahun ajaran 2009 ini diikuti oleh 151 orang Perwira Siswa (Pasis) yang terdiri dari Pasis TNI AL sebanyak 140 orang, 2 Pasis TNI AD, 2 Pasis TNI AU serta 7 orang pasis dari mancanegara diantaranya Australia, China India, Korea, Malaysia, Philipina serta Singapura.
Sedangkan tujuan dari pendidikan Seskoal ini adalah untuk mendidik, membekali dan memantapkan Perwira Menengah terpilih menjadi prajurit TNI/TNI AL yang berjiwa Sapta Marga, Kesemaptaan Jasamani serta Profesionalisme Matra Laut agar memiliki kemampuan staf dan komando dalam mengelola satuan TNI.
Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.
Sabtu, 17 Januari 2009
CUACA BURUK TNI AL TETAP INTENSIFKAN PATROLI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Program pengadaan pesawat MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) RMAF Malaysia tengah memasuki tahap tender akhir, salah satu kandidat pesaw...
-
JAKARTA - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan Indonesia tetap menerima hibah pesawat tempur F-16 dari pemerintah Amerika S...
-
Jakarta - Terorisme saat ini telah menjadi ancaman global. Para pelakunya adalah orang-orang yang gemar dengan aksi-aksi radikal. Untuk memb...
-
TEMPO Interaktif, Jakarta - Brunei Darussalam akan membeli panser buatan PT Pindad. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) akan dilakuka...
-
JAKARTA - Peningkatan alokasi dana APBN Departemen Pertahanan menjadi Rp64,4 trilyun dari sebelumnya sebesar Rp45,2 trilyun akan dialokasi...
-
Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Mendra melepas keberangkatan Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar