
Beirut - Komandan Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Lebanon Selatan (UNIFIL) Mayjen Claudio Graziano mengatakan, tambahan pasukan infanteri TNI Mei mendatang, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pilar penting misi PBB di Lebanon.
Berbicara pada seminar sehari bertemakan “Partisipasi Indonesia Dalam Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Lebanon” di Beirut, Senin, ia mengatakan, Indonesia telah banyak memberikan kontribusi sebagai bagian dari misi PBB di Lebanon.
“Sejak keterlibatannya pada November 2007, telah banyak yang dilakukan kontingen TNI dalam misi perdamaian PBB di Lebanon, termasuk kehadiran kontingen Polisi Militer yang berada di timur Lebanon,” ungkap Graziano.
Belum lagi, kehadiran kontingen pasukan khusus TNI yang tergabung dalam Markas Besar (Force Head Quarter Support Unit/FHQSU) UNIFIL, yang bertanggungjawab atas keamanan, logistik dan administrasi seluruh anggota UNIFIL, ujarnya menambahkan.
Tidak itu saja, Indonesia juga menunjukkan komitmenya mewujudkan perdamaian di Lebanon dengan mengirimkan satu kapal perang jenis Korvet kelas Sigma untuk bergabung dalam Satuan Tugas Maritim (Maritime Task Force/MTF) UNIFIL bersama lima negara lainnya seperti Perancis, Jerman, Yunani, Turki dan Belgia.
Kontingen Indonesia, lanjut Graziano, juga telah banyak membuka terobosan baru untuk lebih dapat diterima masyarakat Lebanon Selatan, misalnya melalui kegiatan kemanusiaan yang langsung berhubungan dengan masyarakat setempat.
“Bagaimana pun interaksi yang baik dengan penduduk setempat, menjadi salah satu kunci penting keberhasilan misi PBB di Lebanon atau UNIFIL,” katanya.
Saat ini terdapat 1.245 personel TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan, dari total anggota UNIFIL sekitar 13.000 personel dari 28 negara.(Sumber : Antara)
Rabu, 22 April 2009
Indonesia Pilar Penting PBB di Lebanon
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Salah satu Rangkaian Latihan Bido Gesit 2010 Lanud Pekanbaru yaitu rebut cepat Pangkalan yang di kuasai musu...
-
Jakarta - Kementerian Pertahanan Indonesia dan Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Kamis, menandatangani Penataan Kerangka Kerja bagi Keg...
-
JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo menerima Kontingen petembak TNI AD usai mengikuti perlombaan...
-
SESKOAU (20/4),- Pembangunan TNI difokuskan pada modernisasi kekuatan dalam mewujudkan ”kekuatan pokok minimum pertahanan”. untuk mewuju...
-
JAKARTA - Dewan akhirnya menggagas desakan penghapusan utang negara sebesar Rp5,6 triliun untuk pembelian 39 kapal tempur eks-Jerman Timur. ...
-
SURABAYA - Sulit terealisasinya pemenuhan kebutuhan Alutsista (alat utama sistem pertahanan) TNI terutama kebutuhan kapal perang oleh produk...
-
Beberapa rudal dan munisi Sukhoi YOGYAKARTA - TNI AU akan membeli persenjataan berupa rudal dan amunisi udara senilai 90 juta dolar untuk pe...
-
Senjata MP 5 Produk Jerman Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Lak...
-
PUSPEN TNI - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) telah menjadi model gerakan pembangunan masyarakat pedesaan yang bersifat “bottom up”, dala...
-
detikNews-Yogyakata - Saat melakukan penangkapan terhadap kelompok Abdullah Sunata Cs, Densus 88 menggerebek dua lokasi. Dari dua lokasi ter...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar