
Ambalat, 30 April (TANDEF) - Pagi ini pada pukul 10.00 s/d 11:30 WITA, KRI Untung Suropati melakukan pengusiran terhadap KD Jerong milik AL Malaysia (TLDM) yang memaksa masuk ke wilayah laut Republik Indonesia sejauh 3,6 mil di Ambalat, pada koordinat 04.09.17 LU / 117.57.44 BT. KD Jerong berada pada posisi bearing 108 derajat jarak 8 mil dari KRI Untung Suropati.Secara terpisah, Komandan KRI Untung Suropati, Mayor Laut (P) Salim menyampaikan bahwa insiden serupa sudah sangat sering terjadi. Kapal-kapal perang TLDM sering sengaja memasuki wilayah laut RI, lalu dihalau oleh KRI yang bertugas di sana, diusir, lalu pergi. Begitu seterusnya. Mereka tahu itu salah, tapi terus mengulang & melakukannya. Apakah sebenarnya tujuan mereka ini?
Mungkin perlu kita tinjau ulang lagi RoE (Rule of Engagement) di wilayah laut perbatasan agar kapal asing manapun tidak seenaknya melecehkan kedaulatan kita.
KD JERONG
SOURCEcredit to tandef
Jumat, 01 Mei 2009
KRI Untung Suropati Usir KD Jerong milik AL Malaysia (TLDM)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Program pengadaan pesawat MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) RMAF Malaysia tengah memasuki tahap tender akhir, salah satu kandidat pesaw...
-
JAKARTA - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan Indonesia tetap menerima hibah pesawat tempur F-16 dari pemerintah Amerika S...
-
Jakarta - Terorisme saat ini telah menjadi ancaman global. Para pelakunya adalah orang-orang yang gemar dengan aksi-aksi radikal. Untuk memb...
-
TEMPO Interaktif, Jakarta - Brunei Darussalam akan membeli panser buatan PT Pindad. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) akan dilakuka...
-
JAKARTA - Peningkatan alokasi dana APBN Departemen Pertahanan menjadi Rp64,4 trilyun dari sebelumnya sebesar Rp45,2 trilyun akan dialokasi...
-
Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Mendra melepas keberangkatan Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar