
Sejumlah petugas dari Satuan Brimob bersiaga saat gelar pasukan Operasi Ketupat 2009 di Kepolisian Daerah Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/9). Gelar pasukan itu dilaksanakan untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1430 Hijriah termasuk pengamanan terhadap ancaman terosisme. (Foto: ANTARA/Puspa Perwitasari/ss/ama/09)
12 September 2009, Bandung -- Jajaran Kepolisian Polda Jabar siapkan 3000 personel pasukan anti teror guna mengawasi teroris di Jawa Barat saat mudik Lebaran 2009, ujar Kapolda Jabar, Irjen Pol Timur Pradopo usai apel gelar pasukan di Bandung, Sabtu.
"Pasukan tersebut terdiri dari 4 tim Detasmen anti teror. Satu Detasmen terdiri dari 750 pasukan," katanya.
Menurut Kapolda, dari empat Detasmen tersebut pihaknya mendapatkan bantuan satu Detasmen dari Mabes Polri. "Jadi tiga Detasmen dari Polda dan satu datasmen dari Mabes Polri," lanjut Kapolda.
Dia menambahkan, Pasukan anti teror tersebut akan disimpan di tempat-tempat rawan masuknya teroris seperti di Terminal, Stasiun dan Bendara.
"Seluruh pasukan tersebut akan disebar ke seluruh terminal, stasiun kereta api dan bandara. Karena tempat tersebut itulah menjadi rawan teroris," ungkapnya.
Sejumlah anggota kepolisian mempersiapkan helikopter Bolcow BO-105 guna digunakan dalam Operasi Ketupat 2009. (Foto: ANTARA/Puspa Perwitasari/ss/ama/09)
Selain tempat tersebut, lanjut Kapolda, tempat perbatasan juga akan dijaga secara ketat. Seperti di perbatasan Cirebon.
"Tempat perbatasan Jabar juga menjadi antisipasi masuknya teroris saat mudik Lebaran nanti," pungkasnya.
Kapolda menuturkan, wilayah Jabar ini dinilai rawan teroris. Oleh sebab itu, pihaknya mengamankan jalur mudik ini dengan maksimal hingga penjagaan teroris.
Pasukan tersebut, tambah Kapolda, akan diberikan persenjataan layaknya penanganan teroris seperti biasanya. "Yang jelas akan diberikan perlengkapan senjata sebagaimana penanganan seperti biasanya," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolda mengimbau masyarakat agar pada saat mudik Lebaran kali ini tidak tergesa-gesa saat menjalankan kendaraan.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak tergesa-gesa dalam menjalankan kendaraan agar suasana mudik dapat kondusif dan rawan kecelakaan semakin kecil" ungkapnya.
ANTARA News
Senin, 14 September 2009
3000 Pasukan Anti Teror Saat Mudik Lebaran
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
JAKARTA - Untuk lebih mampu menjamin stabilitas keamanan dan tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional, maka diperlukan segera membentuk co...
-
MAKASSAR - Dalam jumpa pers saat serah terima Sukhoi senin (2/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menekankan, persenjataan...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
MAKASSAR - Sebanyak tiga pesawat jet tempur Sukhoi seri SU-30MK2 resmi diserahkan Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, untuk meleng...
-
TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi s...
-
Jakarta - Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) berhasil merebut Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakus...
-
JAKARTA - Pengadaan satu unit kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dipesan TNI AL kepada PT PAL Indonesia senilai 220 juta dolar AS, masih m...
-
Tujuh perusahaan dari lima negara menyatakan minatnya membangun kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) TNI AL. KASAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar