Jakarta - Anggaran pertahanan dan keamanan untuk tahun 2009 akan dipangkas. Bisnis TNI pun akan diambil alih. Peran politik TNI sudah lama dipinggirkan. Di lain pihak, kini para politisi sipil banyak yang tersandung kasus korupsi. Kecewakah Menhan dan TNI?
"Ya saya kecewa. Panglima TNI tidak mau jawab, tapi sepertinya dia juga kecewa" ujar Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono saat berbincang dengan wartawan di kantornya, Gedung Departemen Pertahanan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2008).
Juwono mengutarakan kekecewaannya pada para politisi sipil yang lebih mementingkan partainya daripada negara. Dia juga menilai saat ini belum ada figur politisi yang mampu merangkul seluruh elemen bangsa ini.
"Malah saling pecat di muktamar itu," lanjutnya.
Menurutnya, hal ini sangat berbeda dengan TNI. Sebagai prajurit, rasa nasionalisme harus mengalahkan kepentingan golongan, kedaerahan, maupun kelompok.
"TNI, huruf N itu artinya nasional. Bukan tentara Jawa atau tentara Sumatera," jelas alumni UI ini.
Dengan segala keterbatasannya, ujar Juwono, TNI akan selalu mendampingi pemerintahan sipil. TNI tidak lagi berperan dalam politik, tetapi TNI akan selalu hadir untuk membantu pemerintahan sipil, mulai dari tingkat desa hingga nasional.
"Presence atau kehadirannya, bukan perannya lagi. TNI akan membantu pemerintah sipil. Mulai dari membantu tugas kepala desa, mengajar di pedalaman, hingga mengajar menyanyi," katanya.(rdf/sho)
Sabtu, 08 November 2008
Menhan dan TNI Kecewa Pada Politisi Sipil
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
SUNGAI RAYA - KSAU Marsekal TNI Imam Sufaat mengatakan, empat pesawat tanpa awak segera ditempatkan di Pangkalan TNI AU Lanud Supadio pada ...
-
JAKARTA - Menjelang peleburan Detasemen Khusus Antiteror 88 pada Oktober 2010 nanti, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri meminta tiap p...
-
MAKASSAR - Sebanyak tiga pesawat jet tempur Sukhoi seri SU-30MK2 resmi diserahkan Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, untuk meleng...
-
BALIKPAPAN - TNI AL menambah kekuatan untuk menjaga perbatasan Indonesia-Malaysia di Blok Ambalat. Senin (22/6), TNI AL bakal mengirimkan KR...
-
Program pengadaan pesawat MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) RMAF Malaysia tengah memasuki tahap tender akhir, salah satu kandidat pesaw...
-
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso mengatakan, pihaknya akan segera mengoperasikan Pos TNI Angkatan Laut (Posal) di Pulau Nipah, ...
-
JAKARTA - Departemen Keuangan (Depkeu) dan DPR telah menyetujui penambahan anggaran operasional Tentara Republik Indonesia (TNI) sebesar Rp ...
-
Detik news Jakarta - Pesawat berjenis KT-1B berjuluk Woong Bee mengalami kecelakaan di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali. TNI AU menggunaka...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar