Jakarta - Dirjen Sarana Pertahanan Departemen Pertahanan Marsekal Muda TNI Eris Herryanto mengungkapkan, pemerintah Prancis mengundang Indonesia ikut serta dalam pameran pertahanan dan keamanan "Eurosatory" di Prancis pada 14-18 Juni 2010.
Dalam pertemuan dengan sejumlah delegasi negara Eropa peserta Pameran Pertahanan Indonesia (Indo Defence) dan Pameran Dirgantara Indonesia (Indo Aerospace) 2008 di Jakarta, Kamis, Eris menilai undangan itu sebagai satu kehormatan bagi Indonesia.
"Bagaimana pun dengan melihat Indo Defence dan Indo Aerospace ini, maka mereka mengakui kemampuan Indonesia dalam menyelenggarakan pameran dan memproduksi sarana pertahanan dan militer," pandangnya.
Pameran Pertahanan Prancis "Eurosatory" merupakan salah satu pameran pertahanan terbesar di Eropa yang diikuti oleh rata-rata 1.000 perusahaan dari sekitar 200 negara.(sumber)
Sabtu, 22 November 2008
Prancis Undang Indonesia Ikuti Pameran Militer Eurosatory
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Program pengadaan pesawat MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) RMAF Malaysia tengah memasuki tahap tender akhir, salah satu kandidat pesaw...
-
JAKARTA - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan Indonesia tetap menerima hibah pesawat tempur F-16 dari pemerintah Amerika S...
-
Jakarta - Terorisme saat ini telah menjadi ancaman global. Para pelakunya adalah orang-orang yang gemar dengan aksi-aksi radikal. Untuk memb...
-
TEMPO Interaktif, Jakarta - Brunei Darussalam akan membeli panser buatan PT Pindad. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) akan dilakuka...
-
JAKARTA - Peningkatan alokasi dana APBN Departemen Pertahanan menjadi Rp64,4 trilyun dari sebelumnya sebesar Rp45,2 trilyun akan dialokasi...
-
Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Mendra melepas keberangkatan Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar