JAKARTA (bisnis.com): PT Krakatau Steel menggenjot pemasaran produk baja tahan peluru, sementara produksi baja tahun ini ditargetkan 2 juta ton.
Staf Pemasaran Krakatau Steel Bambang mengatakan produk-produk baja tahan peluru produksi BUMNIS itu banyak dipakai untuk pembuatan tank antipeluru, kapal dan peralatan pertahanan lainnya.
"Dari sekitar 2 juta ton produk besi baja PT KS, sekitar 5% dipakai untuk mendukung pembuatan alat dan peralatan pertahanan dan dirgantara, termasuk untuk kapal," ujar Bambang hari ini.
Dia mengemukakan hal ini pada hari ketiga Pameran Peralatan Pertahanan dan Kedirgantaraan IndoDefence & Indospace 2008 yang berlangsung pada 19-22 Nov di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma.
Bambang menjelaskan meski pemakaian produk baja di industri pertahanan relatif kecil yakni 5% namun prospeknya cukup menjajikan profit.
Dari 2 juta ton produk baja yang dihasilkan PT KS, tambah dia, sekitar 80% dipakai untuk konsumsi dalam negeri dan sebesar 20% diekspor.
PT Krakatau Steel adalah perusahaan baja yang produk utamanya adalah pelat-pelat baja yang diproduksi melalui proses lembaran panas dan besi beton. Produk tersebut sangat penting untuk berbagai keperluan, seperti untuk galangan kapal, industri automotif, pekerjaan konstruksi.(sumber)
Sabtu, 22 November 2008
Krakatau genjot produk baja tahan peluru
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
JAKARTA - Untuk lebih mampu menjamin stabilitas keamanan dan tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional, maka diperlukan segera membentuk co...
-
MAKASSAR - Dalam jumpa pers saat serah terima Sukhoi senin (2/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menekankan, persenjataan...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
MAKASSAR - Sebanyak tiga pesawat jet tempur Sukhoi seri SU-30MK2 resmi diserahkan Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, untuk meleng...
-
TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi s...
-
Jakarta - Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) berhasil merebut Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakus...
-
JAKARTA - Pengadaan satu unit kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dipesan TNI AL kepada PT PAL Indonesia senilai 220 juta dolar AS, masih m...
-
Tujuh perusahaan dari lima negara menyatakan minatnya membangun kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) TNI AL. KASAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar