Demikian dikatakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, SH ketika menyampaikan materi keynote speech pada acara Seminar Keamanan Maritim di Markas Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), Jakarta, Kamis (11/12).
Menurut Kasal, kondisi saat dimana kejahatan di laut semakin meningkat seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, Angkatan Laut Regional Asia telah menunjukkan keinginan untuk membangun keamanan maritim bersama dengan model Asia, yaitu suatu pola yang dibangun dengan berdasarkan rasa saling percaya atau Confidence Building Measure (CBM) dan tanpa ada persetujuan akttivitas militer, sebagaimana telah dibangun di kawasan Asia Pasifik.
”Konsep tersebut menjadi pilihan di banyak negara sekawasan, karena didasarkan pada asumsi bahwa keamana unilateral tidak akan bertahan lama dan semakin disadari
bahwa kepentingan dari keamanan berasama adalah untuk mereduksi serta meredam
peningkatan kompetisi antar kepentingan dari masing-masing negara”, kata Kasal.
Seminar Keamana Maritim dengan tema “Meningkatkan Pengamanan Bersama Di Wilayah Perbatasan Laut Asia Tenggara Dalam Rangka Membangun Keamanan Maritim Yang Komprehensif tersebut, menghadirkan empat orang pembicara yakni Laksamana Muda TNI (Purn) Robert Mangindaan, DR. Edi Prasetyono, DR. Kusnanto Anggoro dan Melda Karim, SH, LLM.
Sedangkan peserta yang mengikuti seminar tersebut sebanyak 150 orang berasal dari anggota legislatif DPR/MPR, TNI dan TNI AL, Polri, Departemen/Birokrat, Pengamat Militer, LSM, Purnawirawan (BKPAL) serta Mahasiswa.(sumber)
Senin, 15 Desember 2008
KERJASAMA NEGARA SEKAWASAN CEGAH KONFLIK
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Program pengadaan pesawat MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) RMAF Malaysia tengah memasuki tahap tender akhir, salah satu kandidat pesaw...
-
JAKARTA - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan Indonesia tetap menerima hibah pesawat tempur F-16 dari pemerintah Amerika S...
-
Jakarta - Terorisme saat ini telah menjadi ancaman global. Para pelakunya adalah orang-orang yang gemar dengan aksi-aksi radikal. Untuk memb...
-
TEMPO Interaktif, Jakarta - Brunei Darussalam akan membeli panser buatan PT Pindad. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) akan dilakuka...
-
JAKARTA - Peningkatan alokasi dana APBN Departemen Pertahanan menjadi Rp64,4 trilyun dari sebelumnya sebesar Rp45,2 trilyun akan dialokasi...
-
Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Mendra melepas keberangkatan Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar