TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard
SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi sehingga membuat biaya produksi dan distribusi membengkak. Karena itu, diperlukan wadah keamanan untuk mengefisienkan pengamanan laut.
"Saat ini, sudah disiapkan naskah akademik pembentukan coast guard, apakah menggunakan Undang-Undang atau Peraturan Pemerintah. Rencananya seperti Badan SAR Nasional di bawah Presiden tetapi masuk dalam koordinasi departemen tertentu. Dengan demikian, badan ini bisa berkoordinasi lintas departemen," kata Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, di Surabaya, Selasa (3/2).
Untuk badan ini, lanjut KSAL, TNI AL akan menyiapkan personel dan kapal patroli. Mengenai jumlahnya, Tedjo mengatakan belum menentukannya sebab belum dipastikan pula bentuk organisasi dan area yang akan dijaga.
Badan keamanan laut ini akan menangani keamanan laut dalam keadaan damai selain pertahanan yang menjadi kewenangan TNI AL. Badan itu mencakup semua unsur yang terkait pengamanan laut, seperti TNI AL, Polisi Air, Kesatuan Pengamanan Laut dan Pelabuhan (KPLP), Bea Cukai, dan Departemen Kelautan dan Perikanan.
Sumber : KOMPAS
Rabu, 04 Februari 2009
Badan Keamanan Laut Segera Dibentuk
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
JAKARTA - Untuk lebih mampu menjamin stabilitas keamanan dan tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional, maka diperlukan segera membentuk co...
-
MAKASSAR - Dalam jumpa pers saat serah terima Sukhoi senin (2/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menekankan, persenjataan...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
MAKASSAR - Sebanyak tiga pesawat jet tempur Sukhoi seri SU-30MK2 resmi diserahkan Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, untuk meleng...
-
TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi s...
-
Jakarta - Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) berhasil merebut Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakus...
-
JAKARTA - Pengadaan satu unit kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dipesan TNI AL kepada PT PAL Indonesia senilai 220 juta dolar AS, masih m...
-
Tujuh perusahaan dari lima negara menyatakan minatnya membangun kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) TNI AL. KASAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar