Banda Aceh (ANTARA News) - Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Hambali Hanafiah menyatakan adanya aksi kelompok bersenjata teroris yang mengunakan wilayah Aceh Besar sebagai lokasi latihan menandakan bahwa masih ada ancaman terorisme di Aceh.
"Situasi damai di Aceh pascakonflik itu kembali terusik dengan adanya aksi teroris. Kejadian tersebut tersebut menyadarkan kita bahwa ancaman terorisme masih ada di Aceh," tegasnya di Banda Aceh, Senin.
Hal itu disampaikan Pangdam Iskandar Muda pada apel gabungan yang dihadiri jajaran kepolisian (Polda), Pemerintah Aceh dan elemen masyarakat di provinsi tersebut.
Hambali Hanafiah minta jajaran TNI dan Polri serta aparatur pemerintah serta seluruh komponen masyarakat agar lebih mewaspadai hal-hal yang terindikasi akan mengganggu kedamaian dan ketenteraman yang selama ini tercipta di provinsi ini.
"Saya minta agar segera melaporkan hal-hal yang tidak lazim dan mencurigakan di wilayah masing-masing kepada pihak TNI dan Polri," tegasnya. (A042/Z003)
Selasa, 20 April 2010
Pangdam: Masih Ada Ancaman Terorisme di Aceh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Program pengadaan pesawat MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) RMAF Malaysia tengah memasuki tahap tender akhir, salah satu kandidat pesaw...
-
JAKARTA - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan Indonesia tetap menerima hibah pesawat tempur F-16 dari pemerintah Amerika S...
-
Jakarta - Terorisme saat ini telah menjadi ancaman global. Para pelakunya adalah orang-orang yang gemar dengan aksi-aksi radikal. Untuk memb...
-
TEMPO Interaktif, Jakarta - Brunei Darussalam akan membeli panser buatan PT Pindad. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) akan dilakuka...
-
JAKARTA - Peningkatan alokasi dana APBN Departemen Pertahanan menjadi Rp64,4 trilyun dari sebelumnya sebesar Rp45,2 trilyun akan dialokasi...
-
Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Mendra melepas keberangkatan Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar