Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo dan Kepala Staf Angkatan Darat Singapura (COA SAF), Mayjen (MG) Neo Kian Hong menutup resmi Latihan Bersama TNI Angkatan Darat/Kodam I/BB dan Singapura (Latma Safkar Indopura) ke-20/2008 di kawasan latihan pertempuran Aek Natolu, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Kamis (30/10).
Sebelum menutup Latma, petinggi AD masing-masing dua negara itu menyaksikan geladi lapangan tingkat Batalyon di Kawasan Latihan Pertempuran Aek Natolu, Kabupaten Toba Samosir. Setelah itu, Kasad, COA SAF dan rombongan meninjau lokasi bak penampungan air bersih dan pengguntingan pita serta penggunaan bak air bersih untuk masyarakat di Desa Sionggang, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Tobasa. Bak penampungan air bersih tersebut hasil karya prajurit TNI-AD bersama SAF
Penguntingan pita tanda penggunaan air bersih untuk masyarakat di sekitar kawasan latihan pertempuran Aek Natolu itu dihadiri tokoh adat, Bupati dan Muspida plus Tobasa serta ratusan masyarakat. Sedangkan sebagai wujud kebanggaan dan terimakasih masyarakat terhadap latma dan bakti sosial digelar selama latihan berlangsung, tokoh adat dan masyarakat setempat mengulosi dua petinggi angkatan darat kedua negara sahabat.
KASAD Singapura, Neo Kian Hong sangat terharu dan berterimakasih atas sambutan dan respon masyarakat Tobasa terhadap kehadiran prajurit AD Singapura di Tobasa. Respon ini merupakan wujud keberhasilan latma yang digelar selama sepekan di Mako Rindam I/BB dan kawasan Latihan Pertempuran Aek Natolu.
Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo dalam sambutan penutupan menyatakan, Latma ini diharapkan akan lebih mempererat hubungan angkatan darat kedua negara, prajurit kedua negara akan bisa berkomunikasi saling berbagi pengalaman, meningkatkan keterampilan dan kemampuan profesional prajurit peserta latihan. Karenanya, interaksi antar prajurit peserta latihan baik dalam kegiatan latihan maupun kegiatan lain yang menyertainya dapat menjadi wahana efektif bagi kedua angkatan untuk memberikan kontribusi dalam menciptakan stabilitas regional.
Lebih lanjut Jenderal TNI Agustadi mengatakan, walaupun angkatan darat kedua negara dilatarbelakangi sejarah tradisi dan doktrin yang berbeda, namun dengan dilandasi semangat kerjasama yang penuh kesepahaman dan kehormanisan Latma ini telah melahirkan pengertian dan pengetahuan tentang doktrin, taktik dan teknik serta pengalaman yang bermanfaat bagi kelanjutan kerjasama yang lebih intens di masa depan. ”Kebersamaan persahabatan yang selama latihan diawali saling mengenal dan berkembang menjadi komunikasi personal lebih luas lewat sarana email merupakan terobosan positif dan unit-unit pelaku latihan yang akhirnya menumbuhkan sikap saling percaya mengerti dan memahami’’, katanya
Pada kesempatan lain, Kasad Singapura Mayjen Neo Kian Hong mengatakan, Latma yang digelar selama 20 tahun terus ditingkatkan. Dalam Latma selain memperketat hubungan militer kedua negara, juga sebagai sarana saling tukar menukar taktik, teknik dan pengalaman tempur antara kedua angkatan darat. ”Hubungan TNI AD dan SAF adalah hubungan yang akrab . Kita punya interaksi-interaksi lengkap untuk memperdalam profesionalisme dan rasa saling mengerti”, ujar Neo Kian.
Dikatakan Neo Kian, tak hanya di Latma Safkar Indopura, tentara SAF sering berpartipasi dalam kegiatan militer, diantaranya Latma Chandrapura dilaksanakan kedua angkatan darat dan Latma Elang Indopura dan Latma Eagle yang digelar antara angkatan udara dan laut. ”Setiap tahun para perwira juga mengikuti kursus-kursus staf dan komando digelar kedua negara dan pertukaran program profesional”,.
Kasad Singapura juga sangat bangga, karena apa yang menjadi tujuan dalam Latma telah tercapai, seperti latihan silang, tempur, diskusi profesional dan geladi lapangan. Tak hanya itu, kegiatan bakti sosial seperti pengobatan massal, pembuatan bak penampungan air dan pembangunan rumah telah tercapai. ”Sebelumnya prajurit Angkatan Darat juga pernah terlibat dalam kegiatan sosial membantu menangani korban tsunami di Aceh”, ujar Neo Kian. (Pendam 1/Dispenad)
Kamis, 30 Oktober 2008
KASAD DAN COA SAF TUTUP LATMA SAFKAR INDOPURA KE-20
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
American soldiers from the 6th Squadron, 4th Cavalry exchanged fire with insurgent fighters from the combat outpost Lowell near Kamu, Afghan...
-
Dalam ensiklopedia Britannica di jelaskan, Marinir merupakan anggota dari suatu kekuatan militer yang di rekrut, dilatih dan di organisasika...
-
Jakarta - TNI AL siap siaga menghadapi terorisme di laut. Sejumlah latihan sudah dilakukan demi kesiapan menanggulangi ancaman di wilayah pe...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
JAKARTA - Pemerintah Indonesia sedang menjajaki kembali kemungkinan pelatihan bagi anggota Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat (Kopass...
-
SURABAYA - Pangarmatim Laksda. TNI Lili Supramono saat memeriksa KRI Diponegoro-365, sesaat sebelum melepas keberangkatan kapal tersebut di ...
-
50 Personel anti teror gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk merebut Bandara Juanda yang dikuasai teroris. (Foto: detikFoto/Zainal Effendi) 6 ...
-
Program pengadaan pesawat MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) RMAF Malaysia tengah memasuki tahap tender akhir, salah satu kandidat pesaw...
-
Komandan Grup-3 Komando Pasukan Khusus Kolonel Inf H.P. Lubis menjadi Inspektur Upacara pada pembukaan Latma Tiger-XII TA 2008, Senin (3/11)...
-
ANKARA - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan kerjasama Indonesia dengan Turki sangat menguntungkan, termasuk bagi dunia milite...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar