JAKARTA, SENIN - Krisis keuangan global dipastikan mulai berdampak pada alokasi anggaran di Indonesia, salah satunya terkait anggaran belanja pertahanan. Hal itu ditandai dengan dikeluarkannya Surat Edaran Menteri Keuangan Nomor SE-1615/MK.02/2008, terkait pengurangan anggaran sebesar 3,9 persen.
Pengurangan sebesar 3,9 persen tersebut juga diterapkan pada pos belanja pertahanan, yang terutama dipastikan akan sangat mempengaruhi alokasi belanja modal dan juga alokasi anggaran terkait program perekrutan prajurit TNI. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, Senin (24/11), usai menggelar rapat terkait masalah itu dengan sejumlah perwira tinggi perencanaan, logistik, dan personel dari Markas Besar TNI dan ketiga matra angkatan di Dephan.
"Rapat yang kami gelar tadi bertujuan mencari langkah antisipasi strategis, terutama untuk mengamankan anggaran pertahanan tahun anggaran 2009. Akibat krisis keuangan global tentunya bakal terjadi dinamika dalam mekanisme anggaran pertahanan kita," ujar Sjafrie.
Namun begitu terkait proses pengadaan senjata yang tengah berjalan, baik melalui fasilitas pendanaan Kredit Ekspor (utang luar negeri) maupun dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (Rupiah murni), pihak Dephan, menurut Sjafrie, akan tetap mengupayakan agar tetap berlanjut.
Akan tetapi untuk pos-pos belanja lain, Sjafrie meminta Mabes TNI maupun ketiga matra angkatan melakukan sejumlah penyesuaian. Sejumlah penyesuaian itu terutama terkait alokasi belanja modal, termasuk pengadaan senjata yang akan dijalankan, dan juga terkait alokasi untuk perekrutan. "Jadi ke depan akan kami minta agar TNI bisa menentukan sendiri platform anggaran sekaligus prioritas sesuai urgensi. Namun tetap ada sejumlah pos anggaran yang alokasinya tidak boleh dipotong seperti gaji pegawai, pembayaran operasional dan pemeliharaan minimum, serta kegiatan prioritas nasional," ujar Sjafrie.(sumber)
Senin, 24 November 2008
Anggaran Pertahanan Indonesia Dikurangi 3,9% Karena Krisis Ekonomi Global
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Jakarta - Meski belum banyak terbukti, TNI sering dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab atas berbagai kasus pelanggaran HAM berat di...
-
Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 saat melaksanakan pemboman kearah target yang ada di lepas Pantai Pacitan. (Foto : ...
-
Ramadhian Fadillah - detikNews Jakarta - Tentara Sekutu di bawah pimpinan Brigadir Bethell mendarat di Semarang pada tanggal 20 Oktober 1945...
-
Satu Flight pesawat tempur F-16 yang berhome base di Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi Madiun, Selasa (9/12) tiba di Lanud Sultan Hasanuddin d...
-
SURABAYA - Sejumlah kru pesawat P3C Orion milik US Navy, turun dari pesawat disambut sejumlah anggota TNI AL di Apron Base Ops Lanudal Juand...
-
JAKARTA - Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI (Purn) Sumardjono mengatakan bahwa sudah saatnya Indonesia memberdayakan In...
-
Jakarta - TNI AL siap siaga menghadapi terorisme di laut. Sejumlah latihan sudah dilakukan demi kesiapan menanggulangi ancaman di wilayah pe...
-
Komandan Sektor Timur UNIFIL, Brigadir Jenderal Juan Carlos Medina Fernandez yang akan mengakhiri masa tugasnya di Lebanon, secara khusus da...
-
Tiga buah pesawat F-5 Tiger II bermanouver dilangit diatas manado, tepatnya dibandara Sam Ratulangi, Manado.ini adalah puncak pertunjukan ya...
-
Fotografer - Rois Jajeli Penghitungan hasil suara Pilgub Jatim mendapat pengamanan super ketat. Selain polisi, Kodam V/Brawijaya juga menur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar