DISPENAL (24/11),- Usai memimpin acara Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Perjanjian Kerjasama dengan Ditjen Bea Cukai, Ditjen Perhubungan Laut, Ditjen Pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya Kelautan & Perikanan DKP RI bertempat di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batam, Jumat (21/11), Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, S.H, melanjutkan kunjungannya dengan meninjau pembangunan Pos Angkatan Laut (Posal) Pulau Nipah.
Dalam peninjauannya tersebut Kasal berkesempatan memberikan bantuan Sembako kepada Personel Posal Pulau Nipah Yang sedang tugas pemantauan di perairan perbatasan sekitar Pulau Nipah, disertai penanaman pohon bersama. Selain menjadi faktor penunjang bagi peningkatan kinerja Posal Pulau Nipah, Pembangunan Posal Pulau Nipah juga akan memberikan suasana dan lingkungan kerja yang nyaman, yang pada gilirannya akan meningkatkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Posal, sehingga akan memperoleh hasil yang optimal.
Senin, 24 November 2008
KASAL TINJAU POSAL PULAU NIPAH
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
JAKARTA - Untuk lebih mampu menjamin stabilitas keamanan dan tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional, maka diperlukan segera membentuk co...
-
MAKASSAR - Dalam jumpa pers saat serah terima Sukhoi senin (2/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menekankan, persenjataan...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
MAKASSAR - Sebanyak tiga pesawat jet tempur Sukhoi seri SU-30MK2 resmi diserahkan Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, untuk meleng...
-
TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi s...
-
Jakarta - Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) berhasil merebut Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakus...
-
JAKARTA - Pengadaan satu unit kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dipesan TNI AL kepada PT PAL Indonesia senilai 220 juta dolar AS, masih m...
-
Tujuh perusahaan dari lima negara menyatakan minatnya membangun kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) TNI AL. KASAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar