Padang - Untuk mengamankan pelaksanaan pemilu 2009, Panglima TNI Jendral Djoko Santoso dan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri meminta jajarannya masing-masing untuk menjaga kebersamaan, koordinasi dan keterpaduan TNI-Polri. Kekompakan itu diperlukan untuk meminimalisir konflik dan menciptakan Pemilu 2009 yang damai.
Hal itu disampaikan Panglima TNI dan Kapolri dalam telekonference kepada perwira TNI-Polri dengan Pusdalops TNI Medan, Jayapura, Makasar, dan Ambon, di Gedung Kaharudin Dt. Rang Kayo Basa, jalan Juanda Padang Sumbar, Senin (24/11/2008).
Menurut Panglima TNI, kebersamaan TNI-Polri sangat diperlukan dalam menghadapi tantangan bangsa ke depan, termasuk menjaga negara dari ancaman keamanan pada Pemilu 2009 yang dinilai rawan konflik.
"Hal itu mengingat panjangnya masa kampanye, parpol yang banyak, konflik internal partai dan berbagai persoalan lainnya yang bisa saja memicu konflik," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Kapolri yang meminta anggotanya untuk menjaga keutuhan dan kebersamaan dengan TNI, terutama kepada jajaran yang bertugas di lapangan. Anggota Polri diminta tidak bereforia dengan kewenangan yang dimiliki namun harus tetap berkoordinasi dengan TNI.(sumber)
Senin, 24 November 2008
Hadapi Pemilu 2009, Panglima TNI dan Kapolri Minta Jajarannya Kompak
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
JAKARTA - Untuk lebih mampu menjamin stabilitas keamanan dan tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional, maka diperlukan segera membentuk co...
-
MAKASSAR - Dalam jumpa pers saat serah terima Sukhoi senin (2/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menekankan, persenjataan...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
MAKASSAR - Sebanyak tiga pesawat jet tempur Sukhoi seri SU-30MK2 resmi diserahkan Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, untuk meleng...
-
TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi s...
-
Jakarta - Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) berhasil merebut Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakus...
-
JAKARTA - Pengadaan satu unit kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dipesan TNI AL kepada PT PAL Indonesia senilai 220 juta dolar AS, masih m...
-
Tujuh perusahaan dari lima negara menyatakan minatnya membangun kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) TNI AL. KASAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar