Latihan udara bersama kedua negara antara Indonesia dan Malaysia yang bertujuan meningkatkan kemampuan kedua negara dalam prosedur operasi bersama dibuka di Pangkalan Udara Butterworth Malaysia, Rabu, (12/11).
Latihan bersama (Latma) Elang Malindo ke-23 ini akan berlangsung selama satu minggu, mulai 12-19 November 2008 antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dan Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM).
Latihan yang diadakan dua tahun sekali ini dilaksanakan secara bergantian diantara kedua negara, dengan sasaran untuk meningkatkan kemampuan TNI AU dan TUDM dalam operasi taktik terkoordinasi dalam mempertahankan kepentingan kedua negara.
Latihan bertema "Dengan Semangat Kebersamaan Malindo, kita wujudkan kemampuan operasi udara dalam menangani/menanggulangi bencana alam dan ancaman terorisme terhadap wilayah Indonesia dan Malaysia". Latihan ini memfokuskan kemampuan operasi pada aspek personil, peralatan dan prosedur bersama sehingga dapat mempererat hubungan kedua Angkatan Udara yang sudah terjalin selama ini.
Latihan ini melibatkan masing-masing 8 (delapan) pesawat TNI AU antara lain: 3 pesawat F-16 A/B, 3 pesawat Hawk 109/209, 1 pesawat CN-235 dan 1 helikopter Super Puma SA-330. Sedangkan dari TUDM melibatkan 3 pesawat F/A 18D, 3 pesawat Hawk 108/208, 1 pesawat CN-235 dan 1 Helikopter Nuri (SK 61A-4).
Upacara pembukaan latihan udara dilakukan bersama oleh Panglima Operasi Udara Lt Jen Dato' Rodzali bin Daud dari TUDM dan Asisten Operasi Kasau Marsda TNI Pandji Utama dari TNI AU.
Rencana Penutupan akan dilaksanakan pada tanggal 19 November 2008 oleh Timbalan Panglima Tentera Udara Lt Jen Datuk Seri Bashir bin Hj Abu Bakar dari TUDM dan Wakil Kasau Marsdya TNI Wardjoko dari TNI AU.
Rabu, 12 November 2008
LATMA MALINDO XXIII/08 DIGELAR DI PANGKALAN BUTTERWORTH
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
JAKARTA - Untuk lebih mampu menjamin stabilitas keamanan dan tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional, maka diperlukan segera membentuk co...
-
MAKASSAR - Dalam jumpa pers saat serah terima Sukhoi senin (2/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menekankan, persenjataan...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
MAKASSAR - Sebanyak tiga pesawat jet tempur Sukhoi seri SU-30MK2 resmi diserahkan Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, untuk meleng...
-
TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi s...
-
Jakarta - Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) berhasil merebut Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakus...
-
JAKARTA - Pengadaan satu unit kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dipesan TNI AL kepada PT PAL Indonesia senilai 220 juta dolar AS, masih m...
-
Tujuh perusahaan dari lima negara menyatakan minatnya membangun kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) TNI AL. KASAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar