Ada jagoan terbaru saat mengunjungi stand BUMN Industri Strategis dalam pameran Indo Defence & Aerospace 2008 di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (19/11). Tidak lain adalah panser terbaru PT Pindad berlaras kanon kaliber 90 mm. Panser kanon ini dibuat seangkatan dengan panser 6x6 yang telah masuk tahap uji coba dan beberapa demo dinamik termasuk di hadapan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pembukaan pameran ini. Bedanya panser ini baru akan diujicoba paling cepat awal tahun 2009.
Sumber Pindad menyebutkan, permintaan sementara untuk memenuhi kebutuhan Kavaleri TNI AD akan panser kanon ini berjumlah 20-an unit. Pindad telah menyelesaikan prototipe pertama yang kini dipamerkan dalam Indo Defence. “Tinggal menunggu pemasangan mesin saja,” kata Tri Hardjono, Direktur Pengembangan dan Perencanaan di stan Pindad kepada Angkasa.
Panser menggunakan mesin Renault Diesel Inline 6 Cylinder 320 HP Turbo Charger Intercooler. Selain mengusung senjata utama berkaliber 90 mm, panser juga dilengkapi senjata pendukung berupa senapan mesin koaksial kaliber 7,62 mm.
Panser memiliki dimensi 6 m x 2,5 m x 2,9 m untuk ukuran panjang x lebar x tinggi. Ranpur dapat dipacu hingga jarak jelajah 600 km. Kecepatan maksimum mencapai 90 km/jam serta radius putar 10 m. Kelengkapan lain yang ditempelkan pada ranpur adalah NVG (night vision gogle) dan Winch 6 ton. (sumber)
Jumat, 21 November 2008
Panser Terbaru Pindad Bersenjata Kanon
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Program pengadaan pesawat MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) RMAF Malaysia tengah memasuki tahap tender akhir, salah satu kandidat pesaw...
-
JAKARTA - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan Indonesia tetap menerima hibah pesawat tempur F-16 dari pemerintah Amerika S...
-
Jakarta - Terorisme saat ini telah menjadi ancaman global. Para pelakunya adalah orang-orang yang gemar dengan aksi-aksi radikal. Untuk memb...
-
TEMPO Interaktif, Jakarta - Brunei Darussalam akan membeli panser buatan PT Pindad. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) akan dilakuka...
-
JAKARTA - Peningkatan alokasi dana APBN Departemen Pertahanan menjadi Rp64,4 trilyun dari sebelumnya sebesar Rp45,2 trilyun akan dialokasi...
-
Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Mendra melepas keberangkatan Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar