
PUCKAPUNYAL - Untuk kesekian kalinya TNI AD berhasil menjuarai lomba menembak Australian Army Skill At Arms Meeting (AASAM) tahun 2009 di Australia. 15 personel TNI-AD dari berbagai satuan yang tergabung dalam kontingen Indonesia didaulat sebagai juara umum kejuaraan ini di Puckapunyal, Victoria Australia. Australia mengundang 16 negara di kawasan Asia Pasifik dan Eropa serta negara-negara Persemakmuran (Commonwealth).
Lomba tembak AASAM tahun 2009 diselenggarakan oleh personel Angkatan Darat Australia yang berasal dari Combined Arms Training Centre (CATC), School of Infantry (SOI) dan beberapa satuan lainnya dari tanggal 02 sampai dengan 24 Mei 2009.
Adapun hasil lomba yang dicapai oleh Kontingen TNI-AD sangat membanggakan karena disamping kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing petembak serta latihan yang dilaksanakan selama penyiapan kontingen baik pada tahap seleksi maupun pada tahap pembentukan tim juga di dukung oleh kualitas serta kehandalan senjata produksi PT PINDAD-INDONESIA, Senapan Serbu SS-2 V4. Kontingen TNI-AD dapat menunjukkan prestasi terbaiknya dengan mendapatkan 59% medali emas, 41% medali perak dan 39% medali perunggu dari jumlah 41 medali yang diperebutkan.
Sumber : TANDEF
Sabtu, 06 Juni 2009
TNI AD Juara Umum AASAM 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
JAKARTA - Untuk lebih mampu menjamin stabilitas keamanan dan tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional, maka diperlukan segera membentuk co...
-
MAKASSAR - Dalam jumpa pers saat serah terima Sukhoi senin (2/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menekankan, persenjataan...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
MAKASSAR - Sebanyak tiga pesawat jet tempur Sukhoi seri SU-30MK2 resmi diserahkan Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, untuk meleng...
-
TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi s...
-
Jakarta - Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) berhasil merebut Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakus...
-
JAKARTA - Pengadaan satu unit kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dipesan TNI AL kepada PT PAL Indonesia senilai 220 juta dolar AS, masih m...
-
Tujuh perusahaan dari lima negara menyatakan minatnya membangun kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) TNI AL. KASAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar