
25 September 2009, Surabaya -- Sebanyak 6 buah pesawat tempur jenis F-18 Hornet milik RAF, Australia transit di Lanudal Juanda untuk melaksanakan refueling dalam menempuh perjalanan dari Darwin (Australia) menuju Butterworth, Penang (Malaysia).
Bagi Staf operasi Lanudal Juanda sudah terbiasa menangani dan melayani pesawat-pesawat militer asing yang belabuh di Juanda, baik hanya sekedar mampir/transit, maupun melayani pesawat-pesawat yang datang untuk untuk melakukan kegiatan-kegiatan kenegaraan lainnya.
Kegiatan tersebut telah lama terjalin dan merupakan salah satu bentuk kerjasama militer di kawasan Asia Tenggara, mulai dari pelaksaanaan dukungan administrasi hingga dukungan logistik personel. Dengan melihat kemampuan yang dimiliki oleh Lanudal Juanda untuk melayani pesawat-pesawat yang berskala internasional, diharapkan pula Lanudal – Lanudal lain yang berada di bawah Jajaran Puspenerbal mampu melakukan hal yang sama.
Tentu saja dengan memenuhi kriteria kebutuhan standar pangkalan yang sesuai dengan kebutuhan pesawat-peswat yang akan mendarat.
Dari 6 buah F-18 Hornet yang mendarat di Lanudal Juanda, setelah melakukan refuel 4 buah langsung melanjutkan perjalanan ke Butterworth, sedangkan 2 buah lagi akan Rest overnight (RON) di Lanudal Juanda, hal ini disebabkan karena salah satu pesawat tempur tersebut mengalami gangguan teknis sehingga harus menunggu dukungan dari Australia baru dapat melanjutkan perjalanannya.
Puspenerbal
Sabtu, 26 September 2009
6 Buah F-18 Hornet RAF Mendarat di Lanudal Juanda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
JAKARTA - Untuk lebih mampu menjamin stabilitas keamanan dan tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional, maka diperlukan segera membentuk co...
-
MAKASSAR - Dalam jumpa pers saat serah terima Sukhoi senin (2/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menekankan, persenjataan...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
MAKASSAR - Sebanyak tiga pesawat jet tempur Sukhoi seri SU-30MK2 resmi diserahkan Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, untuk meleng...
-
TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi s...
-
Jakarta - Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) berhasil merebut Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakus...
-
JAKARTA - Pengadaan satu unit kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dipesan TNI AL kepada PT PAL Indonesia senilai 220 juta dolar AS, masih m...
-
Tujuh perusahaan dari lima negara menyatakan minatnya membangun kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) TNI AL. KASAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar