



Luar biasa, mungkin ini ungkapan yang cukup pantas menggambarkan hari dimana Sabtu, 6 Februari 2010 untuk pertam kali dimulainya kunjungan resmi untuk masyarakat umum.
Tidak seperti beberapa hari sebelumnya, event Singapore Air Show kali ini luar biasa dihadiri banyak pengunjung terutama dari public Singapore maupun dari luar seperti :Malaysia, Indonesia dan Thailand serta beberapa Negara lain.
Yang cukup menarik, kali ini panitia menyajikan khusus session Aerobatik pesawat sebanyak 2 kali, pertama pada pukul 11.30am-13.00pm dan selanjutnya 3:00 – 3:30pm.
Solo Aerobatik pertama di buka oleh F-16D+ (block 52) milik AU Singapore (RSAF), dilanjutkan dengan helicopter serang AD Singapore (SAF) AH-64D Longbow yang flypass melewati podium public dengan kecepatan rendah. Posisi hidung pesawat F-16 diposisikan agak stall dengan kecepatan minim melaju sejajar dengan heli. Mengakhiri session kedua pesawat ini ditampilkan maneuver head to head antara Longbow dan Fighting Falcon.
Setelahnya, ditampilkan pesawat Counter Insurgent milik USAF, A-10 Thunderbolt II, dengan pilot capt. Green. Selanjutnya pesawat latih lanjut asal Korea T-50 Golden Eagle, Allenia Aermacchi M-346 dan sebagai penutup heli Prancis Eurocopter EC-130.
Berbeda dengan heli EC-120 “Colibri” yang di miliki TNI AU dan TNI AL, EC-130 merupakan pengembangan dari heli AS350 Ecureuil karena menggunakan airframe yang sama.
Selain menikmati atraksi-atraksi udara, pengunjung juga disuguhi dengan display statis beberapa pesawat tempur, helikopter, pesawat komersial dari Boeing dan Airbus. Pengunjung juga diperbolehkan naik ke kokpit salah satu pesawat yang dibantu oleh petugas dari RSAF, tentunya peminat diharuskan meng-antri untuk menikmati pengalaman yang langka ini.
Paling tidak Indonesia bisa belajar dari pengalaman menyelenggarakan event akbar Airshow seperti yang telah dilakukan Singapore. Rencananya Indonesia juga bakal menyelenggarakan kegiatan airshow seperti ini di Jakarta tahun 2013 nanti. Semoga hajatan yang sempat vakum bampir lebih dari 10 tahun nanti bakal kembali terselenggaran. Mudah-mudahan!! (Dsofandi)

Bersama anak Formil
Sabtu, 06 Februari 2010
Public Day Singapore Air Show
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
JAKARTA - Untuk lebih mampu menjamin stabilitas keamanan dan tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional, maka diperlukan segera membentuk co...
-
MAKASSAR - Dalam jumpa pers saat serah terima Sukhoi senin (2/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menekankan, persenjataan...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
MAKASSAR - Sebanyak tiga pesawat jet tempur Sukhoi seri SU-30MK2 resmi diserahkan Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, untuk meleng...
-
TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi s...
-
Jakarta - Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) berhasil merebut Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakus...
-
JAKARTA - Pengadaan satu unit kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dipesan TNI AL kepada PT PAL Indonesia senilai 220 juta dolar AS, masih m...
-
Tujuh perusahaan dari lima negara menyatakan minatnya membangun kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) TNI AL. KASAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar