Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi seiring dengan zaman yang terus berkembang, serta diikuti dengan era globalisasi yang membawa dampak semakin luas dan kompleks dalam segenap pola kehidupan manusia pada saat ini, secara tidak langsung juga berdampak pada perkembangan pola pertempuran yang digunakan untuk menyelesaikan pertikaian yang terjadi.
Oleh karena itu untuk mengantisipasi bergesernya pola pertempuran pada masa yang akan datang, TNI AD perlu melakukan beberapa perubahan yang signifikan, terutama dalam mengubah persepsi tentang daerah operasi yang semula dari daerah pedalaman ke daerah pemukiman sampai ke daerah perkotaan.
Beberapa hal inilah yang mendorong Kodam IV/Diponegoro untuk menyelenggarakan Penataran Taktik Bertempur sebagai bentuk tanggung jawab dalam pembinaan dan pengembangan teknik serta taktik bertempur yang diselaraskan dengan tuntutan tugas, perkembangan teknologi serta pengaruh lingkungan global. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari latihan terpusat yang dilaksanakan di Pussenif. Hari ini, sejumlah 155 personel Kodam IV/Diponegoro ikut terlibat dalam penataran yang digelar selama 2 minggu terhitung mulai 20 April s.d. 4 Mei 2010 di daerah latihan Meteseh, Semarang dan para peserta penataran akan mengaplikasikan semua materi yang didapatkan dengan menjadi pelatih di masing-masing satuan.
Sedangkan sasaran yang hendak dicapai melalui pembekalan pengetahuan teori, materi keterampilan teknik dan taktik, aplikasi, diskusi dan studi kasus antara lain agar para personel memahami taktik bertempur, lawan insurjensi dan BTP serta mahir melaksanakan pembawaan senjata, gerakan, pemeriksaan personel/materiil, serbuan dalam ruangan, perlawanan penghadangan kendaraan, serangan perkotaan/pemukiman, penyergapan di perkotaan/pemukiman, pertahanan pangkalan/instalasi dan pengamanan rute.
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Budiman dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Langgeng Sulistiyono, mengharapkan agar meskipun penataran hanya diselenggarakan dalam waktu yang singkat dapat menggugah dan meningkatkan profesionalisme para prajurit Kodam IV/Diponegoro. Para pelatih juga diharapkan memberikan pembekalan secara optimal kepada para peserta.
Curahkan perhatian, pikiran dan tenaga kalian untuk keberhasilan kegiatan ini. Serap semua materi yang diberikan, kembangkan dan aplikasikan dalam penugasan di lapangan nantinya”, tegas Pangdam. (Pendam 4/Dispenad)Sumber
Selasa, 20 April 2010
Giliran KODAM IV/Diponegoro Gelar Tartikpur
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Jakarta - Meski belum banyak terbukti, TNI sering dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab atas berbagai kasus pelanggaran HAM berat di...
-
Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 saat melaksanakan pemboman kearah target yang ada di lepas Pantai Pacitan. (Foto : ...
-
Ramadhian Fadillah - detikNews Jakarta - Tentara Sekutu di bawah pimpinan Brigadir Bethell mendarat di Semarang pada tanggal 20 Oktober 1945...
-
Satu Flight pesawat tempur F-16 yang berhome base di Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi Madiun, Selasa (9/12) tiba di Lanud Sultan Hasanuddin d...
-
SURABAYA - Sejumlah kru pesawat P3C Orion milik US Navy, turun dari pesawat disambut sejumlah anggota TNI AL di Apron Base Ops Lanudal Juand...
-
JAKARTA - Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI (Purn) Sumardjono mengatakan bahwa sudah saatnya Indonesia memberdayakan In...
-
Jakarta - TNI AL siap siaga menghadapi terorisme di laut. Sejumlah latihan sudah dilakukan demi kesiapan menanggulangi ancaman di wilayah pe...
-
Komandan Sektor Timur UNIFIL, Brigadir Jenderal Juan Carlos Medina Fernandez yang akan mengakhiri masa tugasnya di Lebanon, secara khusus da...
-
Tiga buah pesawat F-5 Tiger II bermanouver dilangit diatas manado, tepatnya dibandara Sam Ratulangi, Manado.ini adalah puncak pertunjukan ya...
-
Fotografer - Rois Jajeli Penghitungan hasil suara Pilgub Jatim mendapat pengamanan super ketat. Selain polisi, Kodam V/Brawijaya juga menur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar