JAKARTA, TRIBUN - Bersamaan dengan empat tahun pemerintahan yang mengumandangkan perubahan, Pasukan Pengamanan Presiden tampil dengan wajah baru. Sejak beberapa hari terakhir, anggota Paspampres berpakaian dinas yang bertugas di Istana Kepresidenan, Jakarta, mengenakan baret baru berwarna biru muda.
Baret baru warna biru muda itu terlihat kontras dengan pakaian dinas yang berwarna hijau tua. "Baru beberapa hari ini baret ini dipakai," ujar seorang anggota Paspampres di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (17/10).
Baret itu dikenakan ketika seorang tentara masuk dalam satuan Paspampres. Baret lama asal kesatuan masing-masing ditanggalkan. Ketika anggota Paspampres kembali ke kesatuannya, baret asal kesatuan akan kembali dikenakan.
Dalam lingkungan TNI, warna telah mengindikasikan kesatuan masing-masing dan menjadi kebanggaan masing-masing tentara. Baret merah milik Kopassus, baret hijau milik Kostrad, baret jingga milik Marinir, baret oranye milik milik Pakhas, baret hitam milik Kaveleri.
Soal pilihan warna biru muda, anggota Paspampres itu tidak bisa menjawab alasan dasarnya. "Ini sama dengan warna baret tentara PBB," ujarnya.
Dalam politik, warna juga telah menjadi identitas. Merah dikenal untuk PDI-P dan PDP, hijau untuk PPP dan PKB, biru untuk PAN dan Demokrat.
Senin, 20 Oktober 2008
Baret Baru Untuk Paspampres
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
JAKARTA - Untuk lebih mampu menjamin stabilitas keamanan dan tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional, maka diperlukan segera membentuk co...
-
MAKASSAR - Dalam jumpa pers saat serah terima Sukhoi senin (2/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menekankan, persenjataan...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
MAKASSAR - Sebanyak tiga pesawat jet tempur Sukhoi seri SU-30MK2 resmi diserahkan Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, untuk meleng...
-
TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi s...
-
Jakarta - Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) berhasil merebut Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakus...
-
JAKARTA - Pengadaan satu unit kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dipesan TNI AL kepada PT PAL Indonesia senilai 220 juta dolar AS, masih m...
-
Tujuh perusahaan dari lima negara menyatakan minatnya membangun kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) TNI AL. KASAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar