Kepala Staf Angkatan Laut akan memulai kunjungan kerja resmi ke Rusia pada Minggu ini untuk membahas kerjasama hubungan bilateral di bidang industri militer.
"Tujuan utama kunjungan saya adalah untuk belajar mengenai kemampuan kapasitas Rusia dalam rancang bangun kapal, baik kapal laut dan kapal selam," ujar Laksamana Tedjo Edhy Purdijatno sebelum kunjungannya ke Moskow.
Jakarta sudah menjadi pelanggan tetap Rusia sejak delapan tahun yang lalu sejak Amerika menjatuhkan embargo senjata kepada Indonesia atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia.
Walaupun Washington telah mencabut larangan tersebut, Indonesia tetap berniat untuk mendatangka alutsistanya dari Russia.
Pada akhir 2007 saja, President Rusia Vladimir Putin telah menandatangai persetujuan dengan Presiden RI untuk memberikan pinjaman sebesar $1 trilyun untuk pembelian 22 helikopter, 20 tank dan dua kapal selam kelas kilo buatan negaranya. selain itu Indonesia berminat untuk menambah 6 pesawat tempur Sukhoi dengan total pembelanjaan $335 Juta
Akhir Agustus 2008, Rusia melalui tangan exportirnya Rosoboronexport bersana Mentri Pertahanan RI telah menandatangani kontrak senilai $40 Juta untuk pengadaan BMP-3F Infantry Vehicles yang akan diserahkan pada tahun 2010.
Indonesia juga melakukan negosiasi untuk membeli tank Amfibi buatan Russia.
"Selain itu, Angkatan Laut juga berencana membeli rudal anti kapal Yahont, yang mana saya harapkan dapat dilaksanakan dalam waktu dekat ini," kata Purdjianto.
TNI selalu menekanan pentingya hubungan erat dengan Rusia baik secara umum maupun di lingkungan Angkatan Laut.
"Angkatan Laut kami selalu menciptakan hubungan baik, untuk itu kami ingin lebih memperkuat hubungan ini lagi dengan mengadakan latihan bersana dan juga mengirimkan personil kami untuk belajar di Rusia," Katanya.
Rabu, 22 Oktober 2008
KASAL Kunjungi Moskow Untuk Bahas Kerja Sama Militer
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Program pengadaan pesawat MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) RMAF Malaysia tengah memasuki tahap tender akhir, salah satu kandidat pesaw...
-
Jakarta - Terorisme saat ini telah menjadi ancaman global. Para pelakunya adalah orang-orang yang gemar dengan aksi-aksi radikal. Untuk memb...
-
JAKARTA - Peningkatan alokasi dana APBN Departemen Pertahanan menjadi Rp64,4 trilyun dari sebelumnya sebesar Rp45,2 trilyun akan dialokasi...
-
JAKARTA - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan Indonesia tetap menerima hibah pesawat tempur F-16 dari pemerintah Amerika S...
-
Sebagai satu-satunya Kontingen PBB yang bertugas di Lebanon dengan masa penugasan selama 1 tahun, Satgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (K...
-
TEMPO Interaktif, Jakarta - Brunei Darussalam akan membeli panser buatan PT Pindad. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) akan dilakuka...
-
Tiga kepala staf TNI yang baru, (dari kiri) Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letnan Jenderal George Toisutta, Kepala Staf TNI Angkatan Laut La...
-
JAKARTA-Enam penerbang Sukhoi TNI Angkatan Udara (AU) pekan depan akan melakukan simulasi di China, untuk meningkatkan kemampuan mengendalik...
-
JAKARTA - Mantan Presiden BJ Habibie bingung dengan perkembangan Indonesia. Padahal dulu, Indonesia sempat berjaya dalam beberapa bidang ind...
-
Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Mendra melepas keberangkatan Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar