ARMATIM (12/11) - Salah satu kapal selam TNI AL yaitu KRI Nanggala-402 yang berada dibawah Satuan Kapal Selam Komando Armada RI Kawasan Timur (Satsel Koarmatim) dalam waktu dekat ini akan segera di over houl.
Keputusan ini diambil setelah, Departemen Pertahanan (Dephan) menetapkan dua calon pemenang tender overhaul kapal selam TNI Angkatan Laut (AL) KRI Nanggala-402, yakni HDW Jerman dan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering Co Ltd (DSME) dari Korea Selatan.
Dirjen Sarana Pertahanan Departemen Pertahanan (Dephan) Marsekal Muda TNI Eris Herryanto di Jakarta, mengatakan hingga kini pihaknya masih menjajaki kedua calon pemenang tender sebelum ditetapkan siapa yang akan diputuskan untuk meng-overhaul KRI Nanggala tersebut.
"Keputusannya akan segera diumumkan dalam waktu dekat, hingga overhaul dapat segera dilaksanakan mengingat tingkat kesiapan kapal selam tinggal 50 persen. Kini masih memproses secara prosedural," katanya.
Sebelumnya, TNI AL telah meng-overhaul kapal selam KRI Cakra-401 di Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering Co Ltd (DSME). KRI Cakra telah mengganti perangkat teknologinya dari buatan 1970-an dengan teknologi 1990-an.
Korea Selatan punya peluang besar mendapatkan kontrak ini karena Negeri Ginseng itu merupakan operator sembilan kapal selam tipe 209 Jerman, atau sama dengan dua kapal selam yang dimiliki TNI AL. DSME juga telah membuat delapan kapal selam kelas Changbogo yang kini dioperasikan negeri itu. (sumber)
Rabu, 12 November 2008
KAPAL SELAM TNI AL KRI NANGGALA SEGERA DIOVERHOUL
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
American soldiers from the 6th Squadron, 4th Cavalry exchanged fire with insurgent fighters from the combat outpost Lowell near Kamu, Afghan...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
Komandan Grup-3 Komando Pasukan Khusus Kolonel Inf H.P. Lubis menjadi Inspektur Upacara pada pembukaan Latma Tiger-XII TA 2008, Senin (3/11)...
-
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo memberikan ceramah pembekalan kepada Perwira Tinggi di jajaran Kep...
-
Bangkok, (ANTARA News) - Perdana Menteri Thailand Somchai Wongsawat, Sabtu, mengatakan ia yakin perundingan dengan pemerintah Kamboja untuk ...
-
Walau masih dalam taraf penjajakan, kabar TNI AU bakal menerima 24 pesawat tempur Dassault Mirage 200-5 buatan Perancis mulai terdengar ke p...
-
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta pengamanan di Indonesia diperketat terkait ledakan bom dan serangan teroris di Mum...
-
Skuadron Udara 11 Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin kedatangan keluarga baru. Tak lain yakni 2 pesawat jet Shukoi dengan tipe SU 30 MK2 asal...
-
Anggota TNI yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB di Kongo (Monuc), terlibat dalam operasi Search and Arrest bersama tiga negara lain ...
-
Latihan Bersama (Latma) Operasi Udara antara TNI Angkatan Udara dengan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) telah berakhir yang ditandai den...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar