Sembilan prajurit Satuan Tugas (Satgas) Force Head Quarter Support Unit (FHQSU) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVI-A mengikuti Unifil Integrated Induction Training selama 4 hari, Senin (17/11) – Kamis (20/11) di Markas Besar Unifil, Naquora-Lebanon.
Tujuan dari pelatihan tersebut untuk menjelaskan kepada pendatang baru yang akan bertugas tentang tujuan dan mandat UNIFIL, juga mepersiapkan pendatang baru agar segera menyesuaikan dengan sistem yang ada dan lebih efektif dan sensitif terhadap isu penting dalam melaksanakan misi serta meyakinkan bahwa prajurit sadar tentang pentingnya menjaga kesehatan, keselamatan dan keamanan mereka.
Materi pelatihan selama 4 hari diantaranya Perencanaan, Operasi dan Situasi Keamanan di Unifil; Kondisi Politik Lebanon; Sistem dan Operasi Perdamaian; Mandat dan Tugas Berdasarkan UNSCR 1701; Aktivitas dan Mandat ICRC di Lebanon; Hubungan ICRC dan Unifil; Kompetensi dan nilai-nilai PBB; Konsep dan Kesadaran Budaya Lokal; Perawatan Kendaraan; Perilaku dan Disiplin; HIV/AIDS dan Penyakit Seksual; Pesamaan dan Perbedaan Gender; Kesehatan, Kebersihan dan Medevac; Ranjau/UXO; Pengenalan Sipil Bersenjata: Hezbollah dan Partai Lainnya; Aturan Pelibatan dan Status Siaga; Kekuatan Angkatan Laut Unifil; Tugas Pokok dan Organisasi; Peraturan di Naqoura; Angkatan Bersenjata Lebanon; Komunikasi di Unifil; Kesejahteraan, Ijin dan Cuti; Keuangan; Pengenalan daerah Operasi.
Sementara itu, Camp Command Kolonel Marinir Saut Tambatua memberikan materi Peraturan di Naquora yang diwakili Kapten Inf Rizal Asnawan. Diakhir pelatihan seluruh peserta mendapat kesempatan untuk orientasi medan atau tour ke wilayah antara lain ke Pos 8-3-3 Indobatt yang berada di lokasi makam Syech Abad Tomb, Markas Unifil Sector Timur dan Barat. (Dispen Kormar)
Kamis, 27 November 2008
KONTINGEN GARUDA XXVI-A IKUTI UNIFIL INTEGRATED INDUCTION TRAINING
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
JAKARTA - Untuk lebih mampu menjamin stabilitas keamanan dan tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional, maka diperlukan segera membentuk co...
-
SURABAYA - Sulit terealisasinya pemenuhan kebutuhan Alutsista (alat utama sistem pertahanan) TNI terutama kebutuhan kapal perang oleh produk...
-
TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi s...
-
Jakarta - Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) berhasil merebut Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakus...
-
MAKASSAR - Dalam jumpa pers saat serah terima Sukhoi senin (2/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menekankan, persenjataan...
-
JAKARTA - Pengadaan satu unit kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dipesan TNI AL kepada PT PAL Indonesia senilai 220 juta dolar AS, masih m...
-
Tujuh perusahaan dari lima negara menyatakan minatnya membangun kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) TNI AL. KASAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar