RTOP-41 Vukovar, Kapal fast attack kelas Helsinki buatan Kroasia
JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono, Kamis (14/5) menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Kroasia untuk Indonesia HE. Zeltko Cimbur beserta rombongan di kantor Dephan Jakarta.Menurut dubes Kroasia, Indonesia sebagai suatu negara dengan berbagai kemajuan yang dicapai memiliki kemungkinan untuk menjalin komunikasi atau hubungan bilateral dengan Kroasia. Untuk itu dubes Kroasia mengundang menhan beserta jajarannya untuk melihat kemungkinan kerjasama yang mungkin dapat dilakukan kedua negara dan dubes Kroasia untuk Indonesia memegang peranan sebagai penghubung antara kedua negara.
Menhan menyambut baik tawaran dubes Kroasia namun demikian menhan akan bertemu dengan panglima TNI dan pimpinan ketiga angkatan untuk membicarakan hal tersebut terlebih dahulu.
Secara spesifik Dubes Kroasia tidak menyebutkan bentuk kerjasama yang dimaksud, namun jika Indonesia berminat industri militer kedua negara bisa saling mengisi dalam kerjasama alih teknologi pembuatan kendaraan tempur berat maupun kapal perang.
Selasa, 19 Mei 2009
Dubes Kroasia Menawarkan Kerjasama Militer
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
JAKARTA - Untuk lebih mampu menjamin stabilitas keamanan dan tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional, maka diperlukan segera membentuk co...
-
MAKASSAR - Dalam jumpa pers saat serah terima Sukhoi senin (2/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menekankan, persenjataan...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
MAKASSAR - Sebanyak tiga pesawat jet tempur Sukhoi seri SU-30MK2 resmi diserahkan Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, untuk meleng...
-
TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi s...
-
Jakarta - Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) berhasil merebut Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakus...
-
JAKARTA - Pengadaan satu unit kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dipesan TNI AL kepada PT PAL Indonesia senilai 220 juta dolar AS, masih m...
-
Tujuh perusahaan dari lima negara menyatakan minatnya membangun kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) TNI AL. KASAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar