PUSPEN TNI (18/11) - Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso, menerima Pelaporan Kenaikan Pangkat 30 Perwira Tinggi (Pati) TNI di di Ruang Hening Gedung Sudirman Mabes TNI Cilangkap, Jakarta , Selasa (18/11).
Para Pati yang melaporkan kenaikan pangkat tersebut antara lain Letjen TNI Syaiful Rizal, S.IP (Dankodiklat TNI AD), Mayjen TNI Marciano Norman (Danpaspampres), Mayjen TNI Karseno (Deputi I Bid. Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam), Mayjen TNI Djafar Sofyan, S.IP (Pa Sahli Tk.III Bid Sosbud HAM Panglima TNI), Brigjen TNI Ir. Drs. Subekti, M.Sc. (Diranlingstra Ditjen Strahan Dephan), Brigjen TNI Prayitno Mansyoer (Pa Sahli Tk.II Bid Poldagri Panglima TNI), Brigjen TNI Drs. Christian Zebua, M.M., (Kadispenad), Brigjen TNI Indra Hidayat R. (Waasops Kasad), Brigjen TNI Budi Rachmat (Waaslog Kasad), Laksdya TNI Budhi Hardjo (Kepala Pelaksana Harian Badan Koordinasi Keamanan Laut), Laksda TNI Soleman B. Ponto ST (Aspam Kasal), Laksma TNI Abdul Latief (Kapok Sahli Kasal “E” Teklog), Laksma TNI Moch. Djunaedi, S.IP., (Pa Sahli Tk.II Kamkonf Komunal Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI), Laksma TNI Sru Handayanto (Kadisadal), Marsdya TNI Edy Harjoko (Dansesko TNI), Marsda TNI Irawan Supomo, S.IP.,S.E. (Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI), Marsma TNI Ida Bagus Anom Manuaba, S.E. (Dan Lanud Abd), Marsma TNI Bambang Samoedro, S.Sos. (Dan Lanud Iwj) dan Marsma TNI Mochamad Barkah (Dirbinjemen Sesko TNI).
Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso, dalam amanatnya menyampaikan bahwa kenaikan pangkat mempunyai arti dan nilai yang sangat strategis bagi para perwira dalam penugasan dan pengabdiannya kedepan. Momen ini selayaknya menjadi momentum bagi lahirnya karya nyata yang lebih berkualitas seiring dengan pangkat yang disandangnya. Kenaikan pangkat harus dapat dijadikan sumber motivasi dan inspirasi untuk memantapkan kejuangan, idealisme, moralitas dan etika profesi keprajuritan serta terus berupaya meningkatkan profesionalisme keprajuritan yang berbasis pada jati diri TNI.
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa kita baru saja melaksanakan kegiatan konferensi antar Pangab se Asia-Pasifik, yang diikuti oleh 26 negara. Membahas berbagai isu yang terkait dengan perkembangan keamanan terkini dan yang akan datang, beserta langkah-langkah pemecahan yang perlu mendapat perhatian bersama, dalam rangka menciptakan stabilitas keamanan dan kesejahteraan di kawasan Asia-Pasifik sekitarnya.
Beberapa peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi persoalan tersebut melalui bentuk kerja sama antara lain kerja sama dalam penanggulangan bencana; menciptakan kesamaan cara pandang dengan berbagai pendekatan dalam menanggulangi bahaya terorisme; mengutamakan pendekatan Soft dan Smart Power dalam mengatasi berbagai isu keamanan yang terjadi di kawasan; membangun kerja sama multilateral melalui berbagai organisasi yang telah ada, serta upaya mensinergikan organisasi tersebut secara optimal dan tepat guna untuk mencapai tujuan bersama; mengantisipasi dan merespon dampak pemanasan global yang berpengaruh terhadap keamanan lingkungan melalui kerja sama multilateral untuk kepentingan bersama; untuk merespon kelangkaan energi perlu diambil langkah-langkah dan upaya konkrit bagi pemasok dan pengguna dengan cara mencari alternatif sumber lain untuk memenuhi kebutuhan energi.
Pada kesempatan itu Panglima TNI juga menyampaikan beberapa atensi dan harapan. Pertama, memantapkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas. Kedua, meningkatkan kewaspadaan dengan mencermati dan mengantisipasi perkembangan situasi global, regional dan nasional secara terus-menerus. Ketiga, mewujudkan sinergi, koordinasi dan sinkronisasi antar institusi sesuai dengan peran, fungsi, tugas dan tanggung jawab masing-masing. Keempat, dalam menghadapi dinamika politik 2008/2009, bantuan perkuatan TNI kepadaa Polri harus berdasarkan perundang-undangan, hukum dan prosedur yang berlaku. Kelima, memegang teguh netralitas TNI karena TNI adalah alat pertahanan negara, milik segenap bangsa Indonesia , tidak berpolitik praktis dan adil terhadap semua komponen bangsa.
Selasa, 18 November 2008
30 PATI TNI LAPOR NAIK PANGKAT
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Jakarta - Terorisme saat ini telah menjadi ancaman global. Para pelakunya adalah orang-orang yang gemar dengan aksi-aksi radikal. Untuk memb...
-
Ramadhian Fadillah - detikNews Jakarta - Tentara Sekutu di bawah pimpinan Brigadir Bethell mendarat di Semarang pada tanggal 20 Oktober 1945...
-
Satu Flight pesawat tempur F-16 yang berhome base di Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi Madiun, Selasa (9/12) tiba di Lanud Sultan Hasanuddin d...
-
Pesawat tempur TNI Angkatan Udara jenis F-16 Fighting Falcon, F-5 E Tiger Pangkalan TNI AU Iswahyudi Madiun dan K-1 B Woong Bee jenis pesaw...
-
Satuan Pasukan Katak Komando Armada RI Kawasan Timur (Satpaskaarmatim) menggelar latihan Jala Giri Yudha, Selasa (11/11) di sekitar Daerah B...
-
SURABAYA - Sejumlah kru pesawat P3C Orion milik US Navy, turun dari pesawat disambut sejumlah anggota TNI AL di Apron Base Ops Lanudal Juand...
-
Jakarta, Indonews -- Pengamat politik LIPI Dr Hermawan Sulistio, di Jakarta, Sabtu, mempertanyakan kemampuan negara membiayai kegiatan wajib...
-
SURABAYA - Korvet SIGMA KRI Diponegoro-365, dipastikan jadi dikirim ke Lebanon untuk membantu pasukan perdamaian PBB yang bertugas di daerah...
-
KRI Tanjung Kambani-971 dengan Komandan Letkol Laut (P) OC. Budi Susanto mengangkut personel pasukan khusus kembali ke satuan induk setelah...
-
JAKARTA - Dua unit pesawat jet tempur Sukhoi baru TNI Angkatan Udara (AU) yang tiba di Indonesia pada 26 Desember 2008, kini mulai menjalani...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar