Jakarta - Pemerintah Indonesia segera memperbaharui mesin, suku cadang, dan komponen kritis pesawat angkut berat C-130 Hercules TNI Angkatan Udara (AU), untuk meningkatkan rata-rata kesiapan skadron udara angkut berat. Sekjen Departemen Pertahanan (Dephan) Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin kepada ANTARA di Jakarta, Selasa, mengatakan, pihaknya belum menentukan dari perusahaan mana mesin, suku cadang, dan komponen kritis pesawat C-130 Hercules itu.
"Kita masih melihat tiga perusahaan yang lulus seleksi dalam pengadaan mesin dan suku cadang Hercules tersebut, dan mereka akan mempresentasikannya. Kita akan melihat mana yang lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan serta kebijakan kita," katanya di sela-sela rapat Tim Evaluasi Pengadaan (TEP) Dephan terkait pengadaan mesin dan suku cadang Hercules TNI AU.
Ia menjelaskan, pengadaan perbaikan mesin "propeller" dan suku cadang Hercules menggunakan fasilitas Kredit Ekspor (KE) 2006 senilai 7,2 juta dolar AS, mengingat alokasi anggaran dalam negeri tidak mencukupi.
Dari delapan perusahaan, kini tinggal tiga yang terlibat dalam tender pengadaan dan perbaikan mesin dan suku cadang Hercules TNI AU yakni Aerod (Malaysia), Standard Aero (Kanada) dan Roll Royce dari Amerika Serikat (AS).
Dalam TEP Dephan tersebut, ketiga perusahaan itu melakukan paparan kesiapan pelaksanaan kontrak, lanjut Sjafrie.
Dengan pengadaan mesin dan suku cadang tersebut, lanjut dia, tingkat kesiapan skadron Hercules TNI AU dapat ditingkatkan.
Saat ini, dari 228 pesawat yang dimiliki TNI AU baru 94 pesawat yang beroperasi optimal dengan rata-rata kesiapan 30 hingga 60 persen.
Pesawat tempur TNI AU dari 75 pesawat hanya 27 yang siap, 51 pesawat angkut hanya 21 yang siap, dari 53 pesawat latih baru 21 pesawat yang operasional optimal. Sedangkan untuk helikopter, dari 50 unit yang ada hanya 25 unit yang berada dalam kondisi optimal.
Sumber : Antara
Kamis, 22 Januari 2009
RI SEGERA PERBAHARUI MESIN HERCULES TNI AU
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Jakarta - Meski belum banyak terbukti, TNI sering dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab atas berbagai kasus pelanggaran HAM berat di...
-
Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 saat melaksanakan pemboman kearah target yang ada di lepas Pantai Pacitan. (Foto : ...
-
Ramadhian Fadillah - detikNews Jakarta - Tentara Sekutu di bawah pimpinan Brigadir Bethell mendarat di Semarang pada tanggal 20 Oktober 1945...
-
Satu Flight pesawat tempur F-16 yang berhome base di Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi Madiun, Selasa (9/12) tiba di Lanud Sultan Hasanuddin d...
-
SURABAYA - Sejumlah kru pesawat P3C Orion milik US Navy, turun dari pesawat disambut sejumlah anggota TNI AL di Apron Base Ops Lanudal Juand...
-
JAKARTA - Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI (Purn) Sumardjono mengatakan bahwa sudah saatnya Indonesia memberdayakan In...
-
Jakarta - TNI AL siap siaga menghadapi terorisme di laut. Sejumlah latihan sudah dilakukan demi kesiapan menanggulangi ancaman di wilayah pe...
-
Komandan Sektor Timur UNIFIL, Brigadir Jenderal Juan Carlos Medina Fernandez yang akan mengakhiri masa tugasnya di Lebanon, secara khusus da...
-
Tiga buah pesawat F-5 Tiger II bermanouver dilangit diatas manado, tepatnya dibandara Sam Ratulangi, Manado.ini adalah puncak pertunjukan ya...
-
Fotografer - Rois Jajeli Penghitungan hasil suara Pilgub Jatim mendapat pengamanan super ketat. Selain polisi, Kodam V/Brawijaya juga menur...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar