
PARIS - Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, Kamis (16/4), beserta rombongan, melakukan kunjungan kerja ke Menteri Pertahanan Perancis Hervĕ Morin di Paris, Perancis.Sehari sebelum melakukan courtessy call dengan Menhan Perancis, Menhan Juwono dan rombongan melakukan pertemuan dengan Renault Trucks Defense (RTD). Dalam pertemuan ini juga dibahas mengenai pengadaan mesin Renault untuk Panser Pindad yang diprakarsai Wapres Jusuf Kalla tahun lalu. Diharapkan rencana pengadaan 150 mesin bisa selesai hingga akhir tahun ini.
Dari Perancis, Menhan Juwono beserta rombongan berkunjung ke London, Inggris selama tiga hari untuk melakukan beberapa pertemuan. Menhan Juwono dijadwalkan berkunjung ke Oxford University di London dan melakukan pertemuan dengan mahasiswa Indonesia yang berada di Inggris, serta menyampaikan paparan tentang “Peran Daya Saing Indonesia 2015 di KBRI.
Dalam kunjungan ke Perancis dan Inggris kali ini Menhan didampingi ; Dirjen Potensi Pertahanan Dephan Prof Dr Budi Susilo Soepandji DEA, Staf Ahli Menhan Bidang Ekonomi Dr Ir Pos Marodjahan Hutabarat, MA, Staf Khusus Menhan bidang Ekonomi Adnan Ganto, dan Staf Khusus/Koorspri Menhan Leonard Abdul Azis Darmajaya.
Jumat, 17 April 2009
Menteri Pertahanan Lakukan Kunjungan Ke Perancis dan Inggris
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
JAKARTA - Untuk lebih mampu menjamin stabilitas keamanan dan tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional, maka diperlukan segera membentuk co...
-
MAKASSAR - Dalam jumpa pers saat serah terima Sukhoi senin (2/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menekankan, persenjataan...
-
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan anggaran pertahanan yang selama ini disebut banyak pihak masih minim dibandingkan kebu...
-
MAKASSAR - Sebanyak tiga pesawat jet tempur Sukhoi seri SU-30MK2 resmi diserahkan Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, untuk meleng...
-
TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi s...
-
Jakarta - Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) berhasil merebut Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakus...
-
JAKARTA - Pengadaan satu unit kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dipesan TNI AL kepada PT PAL Indonesia senilai 220 juta dolar AS, masih m...
-
Tujuh perusahaan dari lima negara menyatakan minatnya membangun kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) TNI AL. KASAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar