Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Pnb Agus Supriatna membuka secara resmi latihan Sriti Gesit TA 2010 (19/4) dengan upacara militer di Apron Galatika Lanud Sultan Hasanuddin. Dalam sambutannya Komandan mengatakan latihan Sriti Gesit adalah upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan operasional, dalam rangka memelihara serta menguji kemampuan satuan jajaran Lanud Sultan Hasanuddin, agar setiap satuan mampu menciptakan kerjasama dalam menghadapi setiap penugasan operasi udara.
Lebih lanjut, Komandan mengharapkan agar seluruh peserta yang terlibat dalam latihan ini, dapat melaksanakan seluruh materi latihan yang telah direncanakan dengan sungguh–sungguh dan tetap mempedomani petunjuk dan prosedur yang telah ditetapkan, sehingga latihan dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Kegiatan latihan Sriti Gesit TA 2010 direncanakan berlangsung satu hari, dengan mengambil lokasi latihan Lanud Sultan Hasanuddin dan AWR Takalar, serta mengikutsertakan unsur pesawat intai Boieng 737 dari Skadron Udara 5, pesawat tempur Sukhoi dari Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin Skadron 466 Paskhas serta pesawat Heli stembay SAR.
Komandan Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Pnb Arif Mustofa bertindak sebagai Direktur Latihan dan Kadisops Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Pnb Andi Heru Wahyudi sebagai Wakil Direktur Latihan, dengan melibatkan 285 personel.
Tampak pada gambar: Setelah melaksanakan attack, pesawat Sukhoi mengalami permasalahan yaitu oxygen tercampur asap akibat kebakaran pada avionic bay, Kejadian sangat berbahaya baik untuk penerbang maupun pesawat. Dengan sigap penerbang memutuskan untuk mendarat darurat, Keputusan ini tepat, sebab setelah pesawat shut down engine penerbang pingsan dan selanjutnya ditangani oleh cresh Team dan medis dari Rumkit Lanud Sultan Hasanuddin.Sumber
Selasa, 20 April 2010
Latihan “ Sriti Gesit “ digelar di Lanud Sultan Hasanuddin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
JAKARTA - Untuk lebih mampu menjamin stabilitas keamanan dan tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional, maka diperlukan segera membentuk co...
-
SURABAYA - Sulit terealisasinya pemenuhan kebutuhan Alutsista (alat utama sistem pertahanan) TNI terutama kebutuhan kapal perang oleh produk...
-
TNI-AL Siapkan Personel & Kapal Patroli untuk Coast Guard SURABAYA - Penanganan keamanan laut saat ini dilakukan oleh banyak institusi s...
-
Jakarta - Satu unit pasukan antiteror TNI AU Detasemen Bravo (Den Bravo) berhasil merebut Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakus...
-
MAKASSAR - Dalam jumpa pers saat serah terima Sukhoi senin (2/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov menekankan, persenjataan...
-
JAKARTA - Pengadaan satu unit kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) yang dipesan TNI AL kepada PT PAL Indonesia senilai 220 juta dolar AS, masih m...
-
Tujuh perusahaan dari lima negara menyatakan minatnya membangun kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) TNI AL. KASAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar