KODAM V/BRAWIJAYA (14/11) - Pembukaan Pameran alutsista TNI-Polri di Malang Town Square (Matos) dalam memperingati hari Pahlawan 10 Nopember 2008, pada Rabu (12/11) mendapatkan sambutan yang sangat baik dari masyarakat, khususnya para siswa sekolah diwilayah Malang.
Pameran yang diikuti TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara dan Polri berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 12 sampai dengan 13 Nopember 2008, bertempat di Grand Hall (GC-1) Ground Floor dan Ground Hall Malang Town Square (Matos).
TNI Angkatan Darat yang dikoordinir oleh Ajendam V/Brawijaya, menampilkan beberapa stand yang terdiri dari Satuan tempur, Banpur dan Satuan Administrasi. Untuk Pindad menggelar dan memamerkan beberapa senjata api dari berbagai jenis, baik besar maupun kecil, yang kesemuanya sangat menarik minat pengunjung dan ingin mengetahui dari dekat, dan bertanya secara langsung kelebihan-kelebihan dari senjata organik militer (TNI). Bahkan begitu terpesonanya dengan produk-produk Pindad, tidak sedikit yang minta ijin untuk memegang senjata sambil rekannya memotret gambar sebagai kenang-kenangan pribadinya.
Stand Batalyon Infanteri 500/Raiders, sebagai Batalyon Pemukul Kodam V/Brawijaya, yang mempunyai kualifikasi anti teror, juga mendapatkan perhatian serius dari para pengunjung, khususnya para siswa sekolah. Mungkin masih terasa suasana eksekusi tiga tokoh terpidana mati bom Bali beberapa waktu yang lalu, sehingga umumnya mereka ingin mengetahui secara detail, apa dan bagaimana pasukan anti teror dari Kodam V/Brawijaya itu. Selain mendapatkan penjelasan dari prajurit Yonif 500/R, para pengunjung juga ditunjukkan aneka macam seragam tim khusus anti teror, serta diperagakan bentuk/wujud pasukannya.
Demikian juga Stand Yonzipur-5 dari Kepanjen Malang, yang mempunyai spesifikasi Penjinak Bahan Peledak (Jihandak). Karena masih berkaitan dengan aksi terorisme, para pengunjung juga tertarik tentang peralatan dan personel Yonzipur-5 yang mampu menjinakkan segala jenis bom. Selain itu stand-stand TNI Angkatan Darat dari Kesatuan-Kesatuan jajaran Kodam V/Brawijaya yang terdiri dari Bintal, Arhanud, Armed, Polisi Militer, Kavaleri, Rindam dan Ajendam V/Brawijaya yang menampilkan tentang werving, rata-rata sangat menarik minat pengunjung untuk mengetahui secara detail, segala kualitas dan fungsinya masing-masing.
Dinas Kesehatan TNI AD Kodam V/Brawijaya bekerjasama dengan PMI cabang malang, juga turut serta ambil bagian dalam acara ini, dengan menggelar donor darah secara spontan yang ditujukan kepada warga masyarakat dan anggota TNI yang ingin menyumbangkan darahnya secara ikhlas untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan. Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya Letnan Kolonel Kavaleri Moenharto, sebagai Wakil Ketua penyelenggara mengatakan, kami semua prajurit TNI AD Kodam V/Brawijaya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, bangsa dan negara, dalam menegakkan NKRI secara utuh.
Jumat, 14 November 2008
PASUKAN ANTI TERORIS IDOLA SISWA SEKOLAH
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Program pengadaan pesawat MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) RMAF Malaysia tengah memasuki tahap tender akhir, salah satu kandidat pesaw...
-
JAKARTA - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan Indonesia tetap menerima hibah pesawat tempur F-16 dari pemerintah Amerika S...
-
Jakarta - Terorisme saat ini telah menjadi ancaman global. Para pelakunya adalah orang-orang yang gemar dengan aksi-aksi radikal. Untuk memb...
-
TEMPO Interaktif, Jakarta - Brunei Darussalam akan membeli panser buatan PT Pindad. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) akan dilakuka...
-
JAKARTA - Peningkatan alokasi dana APBN Departemen Pertahanan menjadi Rp64,4 trilyun dari sebelumnya sebesar Rp45,2 trilyun akan dialokasi...
-
Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Mendra melepas keberangkatan Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar